Breaking News

Fiksi Sejarah Historical Fiction

Fiksi Sejarah (Historical Fiction) adalah genre sastra di mana cerita fiksi ditempatkan dalam latar masa lalu yang nyata. Genre ini memadukan fakta sejarah dengan imajinasi pengarang.

Kembang Cangkok Wijaya Kusuma: Antara Mitos, Legenda, dan Keistimewaan Ilmiah

Wijaya Kusuma

🌸 Pembuka: Bunga yang Lebih dari Sekadar Bunga Pernahkah Anda mendengar tentang bunga yang hanya mekar setahun sekali, itu pun hanya di tengah malam, dan layu sebelum matahari terbit? Itulah kembang wijaya kusuma. Di balik kelopak putihnya yang harum semerbak, tersimpan kisah legenda dari Pulau Nusakambangan, mitos keagungan para raja Jawa, serta fakta ilmiah yang tak kalah memukau. Bunga ini …

Read More »

Rumah Angker Anneke van Deventer

Anneke van Devente

Prolog: Kepergian yang Pahit dari Tanah Hindia Tahun 1950, lima tahun setelah Indonesia meraih kemerdekaannya, Hendrik van Deventer berdiri gemetar di beranda rumah megah miliknya. Sebelumnya, ia mendesain rumah ini khusus untuk putri semata wayangnya, Anneke van Deventer. Namun kini, rumah itu terasa seperti kuburan besar. Surat pengusiran dari pemerintah Indonesia tergenggam erat di tangannya. Oleh karena itu, ia harus meninggalkan tanah yang sudah menjadi rumahnya selama …

Read More »

Kisah Cinta Terlarang Anneke van Deventer

Anneke Johana

Bab I: Putri yang Hidup dalam Menara Gading Perkebunan Teh Di tengah gemerlap Hindia Belanda akhir abad ke-19, Anneke van Deventer hidup bagai dewi dalam kuilnya sendiri. Ayahnya, Hendrik van Deventer, seorang juragan Perkebunan Teh Gunung Sari di Jawa Barat yang kaya raya sekaligus arsitek ternama. Perkebunan seluas ribuan hektar di Priangan itu menghasilkan teh berkualitas ekspor yang menjadi sumber kekayaan …

Read More »

Aroma Teh dan Bisikan Terlarang: Kisah Elisabeth Johanna & Yusuf

Aroma Teh dan Bisikan Terlarang

Prolog: Zaman yang Membelah Hati Langit Hindia Belanda menyelimuti semua orang dengan warna sama, tetapi garis-garis tak kasatmata membelah tanahnya menjadi wilayah-wilayah terpisah—garis ras, kasta, dan status sosial yang kaku. Pada masa itu, sepatu boot Belanda menginjak jalanan berbatu, sementara kaki telanjang pribumi membajak sawah. Rumah besar beratap merah menjulang megah di bukit, sebaliknya gubuk anyaman bambu berjejal di lembah. Dalam konteks inilah, kisah cinta sering …

Read More »